
Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum 10 hari kepada Iran untuk bernegosiasi atau menghadapi pembukaan Selat Hormuz, yang bisa berdampak besar pada pasar minyak global.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali membuat pernyataan keras terhadap Iran dengan memberikan ultimatum 10 hari untuk mencapai kesepakatan atau menghadapi pembukaan Selat Hormuz. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan berdampak signifikan pada pasar minyak global.
Menurut sumber dari Crypto News, Trump menyatakan bahwa waktu bagi Iran untuk membuat kesepakatan hampir habis. "Saya memberi Iran 10 hari untuk membuat kesepakatan atau mereka akan menghadapi konsekuensi serius," tegas Trump. Ultimatum ini muncul di tengah eskalasi konflik yang telah berlangsung selama enam minggu antara AS dan Iran.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membantah kabar bahwa Iran menolak kesempatan untuk melakukan perundingan damai di Pakistan. Araghchi menegaskan bahwa Iran tetap terbuka untuk dialog, tetapi dengan syarat adanya kesepakatan yang komprehensif untuk mengakhiri konflik. Pernyataan ini dilaporkan oleh News Room dan CoinGape.
Pembukaan kembali Selat Hormuz, seperti yang diungkapkan oleh Estefano Gomez, dapat menyebabkan gangguan pasokan minyak global. Selat ini merupakan jalur penting bagi transportasi minyak dunia, dan ketegangan di wilayah ini dapat memicu volatilitas harga minyak yang berdampak pada pasar keuangan global, termasuk aset crypto.
Sebagai media yang fokus pada Web3, crypto, dan AI, WarungWeb3 melihat bahwa ketegangan geopolitik seperti ini dapat memengaruhi pasar crypto secara tidak langsung. Investor crypto perlu memantau perkembangan ini karena ketidakpastian geopolitik sering kali mendorong aliran modal ke aset yang dianggap lebih aman seperti Bitcoin dan Ethereum.
Dengan ultimatum yang diberikan oleh Trump, dunia menunggu respons Iran dalam beberapa hari ke depan. Apakah kedua negara akan mencapai kesepakatan damai atau ketegangan akan semakin memanas? Jawabannya akan menentukan arah pasar global, termasuk sektor crypto yang semakin terhubung dengan dinamika geopolitik.