
Analis yang pernah akurat memprediksi puncak harga Bitcoin kini ramalkan BTC bisa capai $200.000. Tapi timing beli justru jadi kunci.
Prediksi kontroversial datang dari Doctor Profit, analis kripto yang pernah akurat memprediksi puncak harga Bitcoin sebelumnya. Dalam postingan terbarunya di X, ia menyebut BTC berpotensi mencapai rekor baru di level $200.000. Namun, ia justru menyarankan investor untuk tidak terburu-buru masuk pasar saat ini.
"Bitcoin memang akan mencapai angka itu, tapi bukan sekarang," tulis Doctor Profit. Menurutnya, harga BTC masih berpeluang turun lebih dalam sebelum akhirnya melesat ke rekor baru. Situasi ini justru akan membuka kesempatan beli yang lebih optimal dengan risiko lebih terkendali.
Bagi investor retail Indonesia, prediksi ini menjadi pertimbangan penting. Pasalnya, volatilitas Bitcoin seringkali membuat trader pemula terjebak FOMO (Fear of Missing Out). Apalagi dengan potensi kenaikan drastis ke $200.000 yang bisa memicu euforia berlebihan.
Doctor Profit menekankan pentingnya patience dalam berinvestasi kripto. "Siapa yang beli di harga sekarang akan dapat koin lebih sedikit dibanding jika menunggu koreksi," jelasnya. Analisis teknikal menunjukkan BTC masih perlu melewati fase konsolidasi sebelum benar-benar ready untuk rally besar.
Untuk pasar Indonesia, situasi ini bisa dimanfaatkan untuk mempelajari pola harga dan menyiapkan strategi DCA (Dollar Cost Averaging). Sebab bagaimanapun, prediksi $200.000 tetap menjadi sinyal kuat bahwa Bitcoin masih punya ruang tumbuh signifikan di jangka panjang.