
Token asli Cosmos, ATOM, mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah tren bearish berkepanjangan, dengan potensi kenaikan harga hingga 15%.
ATOM, token native dari jaringan Cosmos, mulai mencuri perhatian pasar crypto setelah menunjukkan sinyal bullish yang menjanjikan. Setelah mengalami tekanan bearish sejak pertengahan Februari 2025, aset digital ini tercatat mencetak kenaikan harga sebesar 5,25% dalam beberapa hari terakhir, memicu spekulasi tentang awal rally baru.
Analisis teknikal mengungkapkan bahwa ATOM telah berhasil mempertahankan level support kritis di sekitar $8,50. Level ini sebelumnya menjadi titik rebound selama fase koreksi. Indikator seperti RSI (Relative Strength Index) juga mulai meninggalkan zona oversold, menunjukkan potensi akumulasi oleh investor.
"Pergerakan ATOM belakangan ini cukup menarik karena volume perdagangan mulai meningkat signifikan," jelas Andi Wijaya, analis crypto lokal. "Jika mampu menembus resistance di $9,80, kita bisa melihat target berikutnya di kisaran $11,20 - yang berarti apresiasi sekitar 15% dari level saat ini."
Fundamental Cosmos sebagai jaringan interoperabilitas blockchain tetap kuat, dengan perkembangan ekosistem DeFi dan dApps yang terus bertumbuh. Faktor ini dinilai akan menjadi pendorong tambahan bagi permintaan ATOM jangka panjang.
Meski sinyal teknis terlihat optimis, para trader tetap disarankan untuk memantau kondisi pasar makro dan volume perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi. Breakout yang dikonfirmasi dengan volume tinggi akan menjadi sinyal kuat untuk momentum bullish berkelanjutan.