
Citigroup memanfaatkan blockchain untuk membuka akses investasi ke saham perusahaan privat melalui tokenisasi, langkah strategis di era aset digital.
Citigroup (Citi) resmi meluncurkan layanan tokenisasi saham perusahaan privat untuk klien wealth-management dan institusional. Inisiatif ini memanfaatkan teknologi blockchain untuk menerbitkan digital depositary receipts (DDR), membuka pintu bagi investor yang sebelumnya kesulitan mengakses pasar privat. Menurut laporan Wall Street Journal, bank asal AS itu telah berdiskusi dengan sejumlah perusahaan untuk bergabung dalam platform ini.
Tokenisasi saham privat oleh Citi bukan sekadar uji coba, melainkan bagian dari strategi jangka panjang. Bank tersebut berharap model ini bisa menjadi standar industri di masa depan. Dengan pendekatan ini, investor bisa memiliki eksposur ke ekuitas perusahaan privat tanpa harus melalui proses tradisional yang rumit dan mahal. Langkah Citi juga memperkuat tren institutional adoption di sektor aset digital.
📖 Baca Juga
Sementara itu, di lanskap yang berbeda, platform prediksi Kalshi melaporkan lebih dari 150 investigasi insider trading di kuartal pertama 2026. Mereka memblokir 100+ transaksi mencurigakan dan melaporkan 20 kasus ke penegak hukum. Ini menunjukkan meningkatnya pengawasan di pasar alternatif berbasis blockchain, meski tidak terkait langsung dengan inisiatif Citi.
Bagi pasar modal Indonesia, terobosan Citi bisa menjadi referensi untuk pengembangan produk serupa. Tokenisasi saham privat berpotensi menarik minat investor lokal yang ingin diversifikasi portofolio ke aset global. Namun, regulator perlu mempertimbangkan kerangka hukum yang jelas, mengingat kompleksitas penerapan di yurisdiksi berbeda.
Ke depan, integrasi blockchain di pasar modal tradisional diprediksi akan semakin masif. Inovasi Citi ini mungkin hanya awal dari gelombang transformasi digital di industri jasa keuangan global, dengan atau tanpa kripto sebagai basisnya.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.