
Aave menggalang dana $200 juta untuk menutupi kerugian akibat eksploitasi Kelp DAO, sementara SparkLend menikmati lonjakan TVL.
Komunitas DeFi bergerak cepat menanggapi eksploitasi senilai $290 juta pada jembatan Kelp DAO 18 April lalu. Aave Labs memimpin inisiatif 'DeFi United' untuk mengembalikan dana pengguna yang terdampak, dengan target mengumpulkan $200 juta atau setara 163.200 ETH.
Berdasarkan data Arkham, hingga kini terkumpul 73.700 ETH (sekitar $127 juta) dari kontribusi utama Mantle dan Aave DAO. Kelp sendiri berhasil memblokir 40.300 rsETH (setara 43.000 ETH) dengan membekukan kontrak bridge 46 menit setelah serangan. Arbitrum Security Council turut membantu dengan membekukan 30.700 ETH pada 21 April.
📖 Baca Juga
Lido Finance menjadi peserta pertama yang secara publik berkomitmen menyumbang 2.500 Lido Staked ETH. Namun masih ada kekurangan sekitar 89.500 ETH yang perlu ditutup. 'Kami telah menerima komitmen kuat dari berbagai mitra ekosistem,' tulis Aave di akun X-nya pada 23 April.
Sementara itu, SparkLend justru menikmati efek samping positif dari krisis ini. Platform lending tersebut mencatat lonjakan deposit $1.4 miliar dalam beberapa hari terakhir, dengan TVL melonjak dari $1.89 miliar menjadi $3.3 miliar. Pergeseran likuiditas ini menunjukkan dinamika cepat pasar DeFi dalam merespons risiko sistemik.
Insiden Kelp DAO kembali menguji ketahanan ekosistem DeFi. Kolaborasi lintas protokol melalui DeFi United menjadi bukti upaya industri untuk menciptakan mekanisme proteksi bersama, meski diiringi redistribusi likuiditas yang signifikan di antara platform lending.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.