
Stellar (XLM) mencetak kenaikan 10% meski indeks CoinDesk 20 turun, sementara ICP dan SUI anjlok 4% dalam tekanan pasar DeFi.
Aset kripto Stellar (XLM) mencatat kinerja impresif dengan lonjakan 10% dalam 24 jam terakhir, menjadi salah satu penyelamat portofolio di tengah pelemahan luas pasar crypto. Kenaikan ini kontras dengan kinerja Internet Computer (ICP) dan Sui (SUI) yang masing-masing terperosok 4.1% dan 4%, berkontribusi pada penurunan indeks CoinDesk 20 secara keseluruhan.
Analis WarungWeb3 mencatat, penguatan XLM didorong oleh antisipasi upgrade jaringan Stellar yang akan meningkatkan skalabilitas untuk transaksi lintas batas. "Sentimen positif juga datang dari adopsi Stellar oleh beberapa fintech Asia Tenggara, termasuk potensi kolaborasi dengan penyedia remitansi di Indonesia," jelas Rizal Tanjung, peneliti Web3 WarungWeb3.
📖 Baca Juga
Sementara itu, tekanan pada ICP dan SUI mencerminkan kekhawatiran investor terhadap proyek-proyek DeFi berbasis smart contract setelah serangkaian eksploitasi keamanan minggu lalu. "SUI khususnya terkena dampak FUD (fear, uncertainty, doubt) menyusul laporan tentang penurunan aktivitas pengembang di GitHub," tambah Rizal.
Pasar DeFi secara keseluruhan masih dalam fase konsolidasi setelah rally awal tahun. Data CoinGecko menunjukkan total nilai terkunci (TVL) di protokol DeFi stabil di sekitar $80 miliar, dengan dominasi Ethereum tetap di atas 60%. Beberapa analis memprediksi fase akumulasi ini bisa menjadi batu loncatan untuk rebound kedua kalinya di 2024, terutama jika ETF spot crypto disetujui SEC.
Outlook jangka pendek tetap berhati-hati dengan resistance kuat Bitcoin di $68,000 sebagai sinyal utama. Untuk XLM, level $0.15 menjadi kunci; sementara ICP dan SUI perlu mempertahankan support di $12 dan $1.2 untuk menghindari pembentukan pola bearish yang lebih dalam.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.