
Koalisi industri gaming hingga suku asli AS berupaya memblokir prediksi pasar olahraga berbasis crypto lewat tekanan regulasi. Bagaimana dampaknya bagi platform seperti Polymarket?
Perseteruan regulasi seputar prediksi pasar olahraga (sports prediction markets) berbasis crypto di AS semakin memanas. Polymarket dan Kalshi, dua platform terkemuka di sektor ini, kini menghadapi tekanan multi-arah dari regulator negara bagian, asosiasi gaming, hingga kelompok suku asli Amerika.
Berdasarkan putusan terbaru hakim federal Michigan, pasar prediksi seperti Polymarket tidak termasuk dalam yurisdiksi Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Keputusan ini menjadi pukulan bagi platform yang berharap pada perlindungan hukum federal. Namun di sisi lain, negara bagian dan kelompok kepentingan justru melihat celah untuk memperketat pengawasan.
📖 Baca Juga
Koalisi American Gaming Association (AGA) yang terdiri dari asosiasi kasino, serikat pekerja hospitality, dan kelompok suku asli sedang mendorong Senat AS untuk memasukkan pelarangan eksplisit terhadap prediksi pasar olahraga dalam RUU crypto yang sedang dibahas. Mereka khawatir platform seperti Polymarket dan Kalshi bisa menggerus pendapatan industri gaming tradisional sekaligus melanggar hukum perjudian negara bagian.
Persoalan semakin kompleks dengan keterlibatan kelompok suku asli. Dalam dua kasus federal terbaru, mereka mengajukan amicus brief (dokumen pendukung pengadilan) yang menegaskan bahwa regulasi federal atas prediksi pasar akan merusak otoritas suku dalam mengatur aktivitas gaming di wilayah mereka. Ini menyentuh isu sensitif terkait kedaulatan suku berdasarkan tribal-state gaming compacts.
Perkembangan terbaru ini menunjukkan betapa rumitnya lanskap regulasi untuk inovasi berbasis blockchain di AS. Bagi pemain crypto Indonesia, kasus Polymarket dan Kalshi menjadi pengingat pentingnya memahami risiko geopolitik sebelum berinvestasi di proyek Web3 yang beroperasi di yurisdiksi kompleks. Kedua platform mungkin perlu mempertimbangkan pivot ke model bisnis lain atau ekspansi ke wilayah yang lebih ramah regulasi.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.