
Pendiri Ethereum ajukan sistem berbasis opsi untuk gantikan mekanisme utang kolateral di DeFi, kurangi risiko likuidasi saat market crash.
Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, mengusulkan perubahan radikal dalam desain protokol DeFi (Decentralized Finance). Dalam posting penelitian terbarunya, ia menyarankan pergantian sistem utang berbasis kolateral dengan model kontrak opsi โ langkah yang bisa menghilangkan likuidasi paksa dan meningkatkan ketahanan selama krisis pasar.
Ide Buterin muncul sebagai respons terhadap kerapuhan sistem DeFi saat ini yang bergantung pada oracles harga real-time dan mekanisme likuidasi agresif. "Dengan opsi, kita bisa menciptakan aset sintetis yang lebih stabil karena tak perlu respon instan terhadap volatilitas," tulisnya. Pendekatan ini mengadopsi logika prediction market dengan toleransi delay harga lebih longgar.
๐ Baca Juga
CoinDesk mencatat proposal ini khususnya relevan untuk produk seperti stablecoin dan indeks aset. The Defiant menambahkan bahwa skema opsi memungkinkan proteksi otomatis saat market crash โ berbeda dengan model sekarang dimana posisi terlikuidasi tepat di titik terendah.
Bagi komunitas crypto Indonesia, inovasi ini berpotensi mengurangi risiko bagi pengguna platform pinjam-meminjam seperti AAVE atau Compound. Namun tantangan implementasinya besar, mulai dari kompleksitas smart contract hingga kebutuhan likuiditas pasar opsi yang matang.
Jika terealisasi, ini akan menjadi evolusi signifikan kedua bagi DeFi setelah booming lending protocol 2020. Buterin sendiri menekankan perlunya riset lebih lanjut sebelum konsep ini siap diadopsi secara luas.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI โ Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.