
Prediksi pasar onchain via Polymarket dan Ventuals menempatkan valuasi SpaceX di angka fantastis $2 triliun jelang IPO.
Jelang rencana initial public offering (IPO) SpaceX pada 2026, pasar prediksi onchain seperti Polymarket dan Ventuals mulai memproyeksikan valuasi perusahaan antariksa Elon Musk ini mencapai $2 triliun. Angka ini jauh melampaui valuasi tradisional yang diperkirakan analis Wall Street.
Platform prediksi terdesentralisasi seperti Polymarket memungkinkan partisipasi global dengan mekanisme staking crypto, sementara Ventuals menawarkan kontrak derivatif berbasis blockchain. Keduanya menunjukkan antusiasme tinggi investor kripto terhadap potensi SpaceX, yang dinilai tidak hanya sebagai perusahaan antariksa tapi juga pionir infrastruktur Web3 di orbit.
📖 Baca Juga
"Valuasi $2 triliun mungkin terdengar spekulatif, tapi ini mencerminkan keyakinan komunitas crypto terhadap visi jangka panjang Musk dalam membangun ekonomi digital antarplanet," jelas Andi Pratama, analis Web3 WarungWeb3. "SpaceX Starlink bisa menjadi tulang punggung konektivitas Web3 global, sementara misi Mars membuka peluang baru untuk DeFi di ekosistem antarplanet."
Beberapa pakar memperingatkan bahwa prediksi onchain seringkali lebih volatil dibanding penilaian tradisional. Namun, fenomena ini menunjukkan bagaimana pasar kripto mulai mengambil peran dalam valuasi perusahaan teknologi mutakhir. Investor retail di Indonesia kini bisa berpartisipasi dalam pasar prediksi ini melalui platform DeFi dengan modal terjangkau.
Jika proyeksi onchain ini akurat, IPO SpaceX berpotensi menjadi yang terbesar dalam sejarah, sekaligus bukti nyata konvergensi antara space economy dan ekosistem Web3. Perkembangan ini patut diamati sebagai indikator baru dalam penilaian perusahaan futuristik.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.