
SpaceX milik Elon Musk masih menyimpan Bitcoin senilai $603 juta meski mengalami kerugian besar dari proyek xAI, sementara Bitget tawarkan eksposur pre-IPO.
SpaceX, perusahaan antariksa milik miliarder Elon Musk, masih memegang Bitcoin senilai $603 juta (sekitar Rp9,7 triliun) meski mengalami kerugian besar sebesar $5 miliar dari proyek kecerdasan buatan (AI) terbarunya, xAI. Data dari Arkham Intelligence menunjukkan bahwa SpaceX menyimpan 8.285 BTC dalam custodian Coinbase Prime. Ini terjadi menjelang persiapan IPO SpaceX yang diperkirakan akan mencapai valuasi $1,75 triliun.
Kerugian besar dari xAI tidak menghentikan SpaceX untuk tetap mempertahankan aset kriptonya. Hal ini menunjukkan bahwa Musk masih percaya pada potensi Bitcoin sebagai bagian dari portofolio perusahaan. Meski demikian, kinerja keuangan SpaceX mengalami fluktuasi signifikan, dari keuntungan $8 miliar hingga kerugian hampir $5 miliar dalam beberapa waktu terakhir.
📖 Baca Juga
Di sisi lain, platform kripto Bitget meluncurkan layanan baru bernama IPO Prime yang memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap performa SpaceX di pasar publik sebelum IPO resmi dilakukan. Bitget bekerja sama dengan Republic untuk mengeluarkan token yang memberikan akses ke potensi keuntungan dari IPO SpaceX. Ini menjadi salah satu cara inovatif bagi investor kripto untuk terlibat dalam pasar tradisional.
Dengan IPO SpaceX yang semakin dekat, perhatian terhadap perusahaan ini terus meningkat. Apakah kepemilikan Bitcoin SpaceX akan menjadi faktor penentu dalam valuasi IPO? Ataukah eksposur melalui Bitget akan menarik minat lebih banyak investor kripto? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa bulan mendatang.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.