
Harga Ether terkoreksi tajam di tengah gelombang jual, sementara open interest kontrak futures mencapai level tertinggi sepanjang masa.
Aset kripto Ethereum (ETH) mengalami tekanan jual berat yang mendorong harganya jatuh di bawah level psikologis $2.000. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan catatan rekor baru untuk open interest kontrak futures Ether yang mencapai 16 juta ETH, menunjukkan aktivitas shorting yang agresif di pasar.
Analis menilai divergensi antara pelemahan harga dan lonjakan open interest sebagai sinyal meningkatnya sentimen bearish jangka pendek. Gelombang jual ini turut dipicu oleh aksi profit-taking setelah reli harga awal tahun dan ketidakpastian geopolitik menyusul ketegangan Iran-Israel.
📖 Baca Juga
Di sisi lain, produk ETF bitcoin BlackRock (IBIT) mencatat arus keluar bersih harian terbesar kedua sebesar $528 juta. Pelarian modal institusional ini mencerminkan risiko-off di pasar kripto secara keseluruhan, meski beberapa analis memandang koreksi sebagai kesempatan akumulasi sebelum halving bitcoin.
Pasar derivatives Ether yang overheating dengan open interest tinggi berpotensi memicu liquidasi besar-besaran jika volatilitas berlanjut. Trader kini mengawasi ketat level support $1.900 sebagai titik krusial berikutnya, sementara resistance berada di sekitar $2.100.
Meski sentimen jangka pendek lesu, fundamental jaringan Ethereum tetap kuat dengan aktivitas DeFi dan adopsi layer-2 yang terus berkembang. Koreksi harga mungkin menjadi penyeimbang alami setelah rally sebelumnya, sebelum tren bullish jangka panjang kembali dominan.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.