
Pertarungan hukum seputar prediction markets memanas di AS, dengan industri gaming hingga pemerintah negara bagian menentang platform seperti Polymarket dan Kalshi.
Prediction markets berbasis crypto seperti Polymarket dan Kalshi kembali menjadi pusat kontroversi regulasi di Amerika Serikat. Kasus terbaru melibatkan putusan hakim federal Michigan yang menyatakan pasar prediksi olahraga tidak berada di bawah pengawasan CFTC (Commodity Futures Trading Commission). Ini menjadi angin segar bagi platform prediksi decentralized, tapi sekaligus memicu reaksi keras dari industri gaming tradisional.
Koalisi yang dipimpin American Gaming Association (AGA) kini mendesak Senat AS untuk memasukkan larangan prediction markets sports betting dalam RUU crypto CLARITY Act. Mereka didukung oleh kelompok suku asli dan serikat pekerja hospitality yang khawatir dampak ekonomi dari platform prediksi berbasis blockchain. "Ini upaya terang-terangan untuk mematikan inovasi DeFi," kata pengamat kebijakan crypto.
📖 Baca Juga
Perseteruan ini semakin kompleks dengan intervensi politik tingkat tinggi. Mantan Presiden Donald Trump diketahui mendukung pendapat bahwa prediction markets seharusnya diatur di level federal, bukan oleh negara bagian. Namun ironisnya, Kentucky - basis kuat Partai Republik - justru mengambil sikap berlawanan dengan mengincar platform prediksi.
Sementara itu, Illinois memperkenalkan pajak baru 0.2% untuk aktivitas bisnis terkait aset digital. Langkah ini dikritik sebagai hambatan bagi perkembangan ekosistem crypto di negara bagian tersebut. "Pajak ini bisa menjadi preseden buruk bagi regulasi crypto di tingkat lokal," ujar salah satu sumber dekat pembahasan anggaran.
Persilangan kepentingan antara regulator, industri tradisional, dan inovator Web3 ini menunjukkan betapa kompleksnya jalan menuju adopsi massal teknologi blockchain. Bagi Indonesia, dinamika di AS bisa menjadi pelajaran berharga dalam menyusun kerangka regulasi yang seimbang antara perlindungan konsumen dan ruang untuk berinovasi.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.