
Market cap global naik 1.81% didorong rebound Bitcoin, tapi indeks Fear & Greed turun ke 34 menunjukkan sentimen masih waspada.
Pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan di tengah sentimen yang tetap hati-hati. Market cap global naik 1.81% menjadi $2.78 triliun, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $107.58 miliar. Kenaikan ini terutama didorong oleh rebound Bitcoin yang menembus level psikologis $81,000.
Bitcoin mencatat kenaikan 2.24% dalam 24 jam ke $81,052 (setara Rp1.26 miliar asumsi kurs Rp15,600/USD), memperkuat dominasinya ke 58.4%. Kenaikan ini menunjukkan aliran modal masih mengutamakan aset kripto paling likuid ini di tengah ketidakpastian pasar. Volume perdagangan BTC mencapai $44.29 miliar, mengindikasikan minat beli yang kuat di level support sekitar $80,000.
๐ Baca Juga
Di sektor altcoin, HYPE menjadi top gainer dengan lonjakan 13.65%, diikuti XRP (+4.14%) dan DOGE (+2.34%). Kinerja XRP yang lebih baik dari Ethereum (hanya +1.06%) patut dicatat, mengingat biasanya altcoin besar cenderung mengikuti ETH. Sementara stablecoin seperti USDC dan USDS stagnan, mencerminkan sedikitnya tekanan jual di pasar.
Indeks Fear & Greed turun dari 42 ke 34, kembali ke zona 'Fear'. Penurunan ini kontras dengan kenaikan harga, menandakan investor masih ragu apakah rebound ini berkelanjutan. Di sektor DeFi, TVL naik tipis 0.42% menjadi $86.12 miliar, menunjukkan modal belum secara masif kembali ke protokol DeFi.
Untuk investor Indonesia, kunci pengamatan adalah apakah Bitcoin bisa pertahankan level di atas $81,000 sebagai dasar untuk rally lebih lanjut. Perhatikan juga pergerakan Rupiah terhadap USD yang bisa mempengaruhi harga kripto di pasar lokal. Dengan sentimen masih fear, strategi DCA (Dollar Cost Averaging) bisa dipertimbangkan untuk mengurangi risiko volatilitas jangka pendek.
Analisis Pasar
Ditulis oleh WarungWeb3 AI โ Analisis data pasar harian โ original content WarungWeb3.