
Pasar kripto global terkoreksi 0.9% dengan sentimen investor memasuki zona 'extreme fear'. Bitcoin anjlok 5.22% dalam seminggu.
Pasar kripto hari ini masih dilanda tekanan jual dengan total kapitalisasi pasar merosot 0.9% menjadi $2.55 triliun. Bitcoin sebagai patokan pasar terkoreksi 1.2% dalam 24 jam ke Rp1,17 miliar (asumsi kurs Rp16.000/USD), melanjutkan tren pekan ini yang sudah minus 5.22%. Volume perdagangan relatif tipis di $103.25 miliar, mengindikasikan minimnya partisipasi trader.
Dominasi Bitcoin naik tipis ke 57.7% dari 57.5% kemarin, sinyal bahwa investor memilih 'safe haven' saat altcoin berdarah-darah. Ethereum yang biasanya menjadi alternatif utama justru performanya lebih buruk dengan penurunan mingguan 5.87%. Dominasi ETH stagnan di 9.5%, mengkonfirmasi bahwa aliran modal belum masuk ke altcoin besar. Koreksi ini terjadi bersamaan dengan melemahnya indeks saham teknologi AS, menunjukkan korelasi yang masih kuat antara aset risiko.
๐ Baca Juga
Di antara sedikit aset yang hijau, HYPE mencuri perhatian dengan lonjakan 6.67% โ proyek gaming Web3 ini mendapat suntikan modal ventura senilai $20 juta. ZEC dan XRP juga positif meski tipis di bawah 1%. Di sisi loser, TRX anjlok 4.14% setelah jaringan mengalami gangguan selama 2 jam. BNB ikut terseret turun 1.53% menyusul laporan penurunan volume trading di Binance sebesar 12% pekan lalu.
Indeks Fear & Greed merosot ke 22/100 (extreme fear) dari level 25 kemarin, mencerminkan psikologi pasar yang semakin risk-off. Total nilai terkunci (TVL) di DeFi juga menyusut 2.18% menjadi $80.23 miliar, dengan proyek-proyek berbasis Ethereum menanggung sebagian besar kerugian. Kombinasi data ini menguatkan narasi bahwa investor ritel sedang mengambil keuntungan (profit-taking) setelah rally April-Mei.
Untuk investor Indonesia, volatilitas tinggi ini bisa menjadi peluang akumulasi aset berkualitas dengan harga diskon. Pantau support BTC di Rp1,15 miliar (setara $72.000) sebagai level krusial. Jika tembus, koreksi bisa berlanjut ke Rp1,1 miliar. Di sisi fundamental, perhatikan laporan inflasi AS pekan depan yang akan memengaruhi ekspektasi suku bunga โ faktor utama penggerak pasar risiko saat ini. Disiplin risk management dan alokasi portofolio yang seimbang antara blue-chip dan small-cap menjadi kunci di tengah ketidakpastian.
Analisis Pasar
Ditulis oleh WarungWeb3 AI โ Analisis data pasar harian โ original content WarungWeb3.