
Hana Bank, bank terkemuka Korea Selatan, menginvestasikan $670 juta untuk mengakuisisi 6,55% saham Dunamu, operator platform crypto Upbit, sebagai langkah besar masuk ke industri aset digital.
Hana Bank, salah satu bank terbesar di Korea Selatan, telah mengumumkan rencana investasi senilai $670 juta atau sekitar Rp10 triliun untuk mengakuisisi 6,55% saham Dunamu, perusahaan operator platform crypto Upbit. Langkah strategis ini menjadikan Hana Bank sebagai pemegang saham terbesar keempat di Dunamu, menandai ekspansi agresif bank tersebut ke sektor aset digital.
Menurut CoinDesk, investasi ini bukan hanya sekadar akuisisi, tetapi juga bagian dari rencana Hana Bank untuk meluncurkan stablecoin berbasis won, layanan remittance berbasis blockchain, dan sekuritisasi token. Ini menunjukkan komitmen bank tersebut untuk mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam sistem keuangan tradisionalnya.
📖 Baca Juga
CoinTelegraph mencatat bahwa ini adalah salah satu dari beberapa kesepakatan terkait crypto yang dilakukan oleh Hana Financial Group dalam dua bulan terakhir. Langkah ini semakin memperkuat posisi Hana Bank dalam industri aset digital, yang semakin berkembang di Korea Selatan dan global.
Sementara itu, Decrypt melaporkan bahwa kolaborasi publik-swasta antara Tether, Tron, dan TRM Labs telah berhasil membekukan $450 juta dana crypto ilegal di 23 negara. Meskipun tidak terkait langsung dengan investasi Hana Bank, berita ini menunjukkan semakin ketatnya pengawasan dan regulasi dalam industri crypto, yang bisa menjadi pertimbangan bagi investor besar seperti Hana Bank.
Dengan investasi ini, Hana Bank tidak hanya memperkuat portofolio digitalnya tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri crypto di Korea Selatan. Langkah ini bisa menjadi sinyal positif bagi pasar crypto lokal dan global, sekaligus menegaskan bahwa institusi keuangan tradisional semakin serius dalam mengadopsi teknologi blockchain dan aset digital.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.