
Kraken memperkenalkan produk Bitcoin Vault yang memungkinkan pengguna mendapatkan imbal hasil hingga 2,5% tanpa melepas kepemilikan BTC.
Platform exchange ternama Kraken baru saja meluncurkan produk terbarunya bernama Bitcoin Vault, sebuah solusi non-custodial yang memungkinkan pemegang Bitcoin (BTC) mendapatkan imbal hasil (yield) hingga 2,5% per tahun. Produk ini dikembangkan bekerja sama dengan Veda, penyedia infrastruktur yield di ekosistem DeFi.
Menurut data dari CoinTelegraph, dalam 10 jam pertama setelah peluncurannya, Bitcoin Vault berhasil menarik setoran senilai $30 juta BTC dari 4.000 dompet digital unik. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi komunitas crypto terhadap produk yield-generating yang tetap mempertahankan kepemilikan aset.
📖 Baca Juga
"Bitcoin Vault dirancang khusus untuk long-term holder yang ingin memaksimalkan aset BTC mereka tanpa perlu menjual atau memindahkan coin dari exchange," jelas Kraken dalam pengumuman resminya. Produk ini memanfaatkan mekanisme lending di balik layar untuk menghasilkan yield, sementara pengguna tetap memegang kendali penuh atas Bitcoin mereka.
Dibandingkan dengan opsi serupa di pasar, Kraken menawarkan keunggulan dalam hal kemudahan penggunaan. Seperti dilaporkan Decrypt, pengguna bisa mulai mendapatkan yield hanya dengan beberapa klik, tanpa perlu memahami kompleksitas teknis DeFi. Namun, The Defiant mencatat bahwa yield 2,5% ini masih lebih rendah dibandingkan beberapa protokol DeFi native yang bisa menawarkan hingga 5-8%.
Kehadiran Bitcoin Vault menandai tren baru di industri crypto, di mana exchange sentralisasi mulai mengadopsi fitur-fitur DeFi untuk mempertahankan likuiditas. Bagi investor retail Indonesia, produk semacam ini bisa menjadi alternatif menarik untuk mulai mengenal dunia yield-generating products dengan risiko yang relatif lebih terkendali.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.