
Eksploitasi senilai $293 juta di KelpDAO memicu kepanikan di pasar DeFi, menyebabkan penarikan besar-besaran dan meninggalkan Aave dengan utang buruk.
Eksploitasi besar-besaran pada KelpDAO akhir pekan lalu telah mengguncang ekosistem DeFi, menyebabkan kepanikan likuiditas dan meninggalkan platform pinjaman terdesentralisasi Aave dengan utang buruk yang signifikan. Serangan ini, yang terjadi dalam waktu kurang dari satu jam, menjadi salah satu insiden terbesar dalam sejarah DeFi tahun ini.
Menurut laporan dari berbagai sumber, eksploitasi ini terjadi melalui celah keamanan pada infrastruktur LayerZero yang digunakan oleh KelpDAO. Pelaku berhasil mengirim pesan palsu ke jembatan cross-chain milik KelpDAO, yang kemudian melepaskan 116.500 rsETH senilai sekitar $293 juta ke dompet yang telah dipersiapkan sebelumnya. Serangan ini tidak hanya berdampak pada KelpDAO, tetapi juga memicu gelombang penarikan besar-besaran di Aave, mencapai $6,2 miliar dalam waktu singkat.
📖 Baca Juga
LayerZero, penyedia teknologi di balik jembatan KelpDAO, menyatakan bahwa konfigurasi KelpDAO dalam menggunakan Decentralized Verification Network (DVN) menjadi pemicu utama eksploitasi ini. Namun, pertanyaan besar kini muncul mengenai siapa yang akan menanggung kerugian ini, terutama mengingat Aave kini menghadapi utang buruk senilai lebih dari $200 juta akibat insiden ini.
Insiden ini juga menggarisbawahi risiko sistemik dalam ekosistem DeFi, di mana satu titik kegagalan dapat menyebabkan efek domino yang luas. Menurut CTO Ledger, tahun 2026 diprediksi menjadi tahun terburuk dalam hal peretasan di DeFi, dengan eksploitasi KelpDAO menjadi contoh nyata bagaimana kerentanan satu protokol dapat berdampak pada seluruh pasar.
Ke depan, komunitas DeFi diharapkan dapat belajar dari insiden ini untuk memperkuat keamanan infrastruktur dan mengurangi risiko sistemik. Sementara itu, Aave dan pihak terkait lainnya masih berupaya mencari solusi untuk menstabilkan kembali pasar dan memulihkan kepercayaan pengguna.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.