
Bitcoin mencapai level tertinggi dalam dua pekan setelah Presiden Trump umumkan kesepakatan dengan Iran, tapi trader tetap skeptis terhadap momentum ini.
Bitcoin kembali menunjukkan kekuatannya dengan menembus level $67.000 pada Senin (13/11), setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kesepakatan dengan Iran yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz. Ini merupakan level tertinggi Bitcoin dalam dua pekan terakhir, dengan kenaikan hampir 5% dalam 24 jam.
Meski berita kesepakatan ini memberikan dorongan positif bagi pasar kripto, banyak trader tetap waspada. Seperti yang dilaporkan CoinDesk, pasar kripto cenderung tidak terlalu percaya pada berita politik semacam ini, mengingat volatilitas yang sering terjadi setelah pengumuman besar. Decrypt juga mencatat bahwa meskipun ada reli kripto, trader di pasar prediksi masih meragukan dampak jangka panjang dari kesepakatan tersebut.
📖 Baca Juga
CoinTelegraph menambahkan bahwa kesepakatan ini memberikan sinyal positif bagi Bitcoin, karena pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya bisa mengurangi ketegangan geopolitik dan mendukung stabilitas pasar global. Namun, perlu diingat bahwa faktor lain seperti keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ) juga dapat memengaruhi pergerakan Bitcoin dan aset risiko lainnya.
Meski Bitcoin sedang dalam tren naik, trader perlu mempertimbangkan berbagai faktor eksternal yang bisa memengaruhi pergerakan harga. Kesepakatan AS-Iran mungkin memberikan sentimen positif jangka pendek, tetapi volatilitas tetap menjadi risiko utama dalam pasar kripto.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.