
UTXO Management menjadi institusi pertama yang bergabung dalam program Bitcoin Staking di Stacks, menargetkan yield tahunan hingga 3% dalam BTC.
UTXO Management, perusahaan manajemen aset kripto terkemuka, telah resmi menjadi peserta institusional pertama dalam program Bitcoin Staking di Stacks. Program ini menawarkan potensi yield tahunan sebesar 3% yang dibayarkan dalam Bitcoin (BTC), sementara aset BTC tetap berada di lapisan dasar blockchain dengan kunci yang dikendalikan oleh peserta.
Bitcoin Staking di Stacks memungkinkan peserta untuk mengunci BTC mereka selama enam bulan, sambil juga mengunci token STX (native token Stacks). Mekanisme ini menggunakan protokol Proof-of-Transfer (PoX) Stacks yang telah mendistribusikan lebih dari 4.200 BTC sejak diluncurkan pada tahun 2021. PoX sendiri adalah sistem konsensus unik yang memungkinkan Bitcoin digunakan sebagai aset dasar untuk keamanan blockchain.
📖 Baca Juga
Menurut UTXO Management, partisipasi mereka dalam program ini adalah langkah strategis untuk mendiversifikasi portofolio aset kripto mereka sekaligus memanfaatkan potensi yield dari Bitcoin. Dengan tetap memegang kontrol penuh atas kunci BTC, peserta dapat merasa lebih aman karena risiko kehilangan aset diminimalkan.
Program Bitcoin Staking ini diharapkan dapat menarik lebih banyak institusi dan investor ritel di Indonesia yang tertarik dengan DeFi dan staking. Dengan potensi yield yang menarik dan keamanan yang terjamin, program ini bisa menjadi alternatif investasi yang menarik di tengah volatilitas pasar kripto.
Ke depan, Stacks berencana untuk terus mengembangkan ekosistem mereka dengan memperluas fitur dan layanan yang mendukung penggunaan Bitcoin dalam DeFi. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan utilitas Bitcoin di luar fungsi awalnya sebagai alat penyimpan nilai.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.