
Laporan keuangan Q1 2024 menunjukkan dua sisi berbeda: Stryker kolaps karena cyberattack, sementara AMD melesat didorong tren AI.
Dunia teknologi finansial di kuartal pertama 2024 diwarnai dua kisah berlawanan. Di satu sisi, Stryker (SYK) terpukul serangan siber yang membuat pendapatannya anjlok menjadi $6,02 miliar โ jauh di bawah proyeksi analis sebesar $6,35 miliar. Saham perusahaan medis ini langsung merosot 2% pasca pengumuman.
Menurut laporan Blockonomi dan CoinCentral, serangan dari grup hacker berbasis Iran pada Maret lalu mengganggu operasional Stryker. Meski laba bersih naik dari $654 juta (2023) menjadi $745 juta, EPS terkoreksi hanya $2,60 versus prediksi $2,98. "Ini alarm bagi perusahaan tradisional untuk memperkuat keamanan digital," komentar analis WarungWeb3.
๐ Baca Juga
Di seberang ring, AMD justru mencatatkan performa gemilang. Sebelum rilis laporan resmi 7 Mei, Trader Edge menyebut analis memproyeksikan pendapatan $9,88 miliar dengan pertumbuhan 33% year-on-year. Kenaikan ini didorong permintaan chip AI yang meledak, termasuk untuk kebutuhan data center dan mining crypto seperti yang dilakukan Riot Platforms.
Decrypt melaporkan, kolaborasi AMD dengan Riot Platforms โ perusahaan mining Bitcoin yang mulai diversifikasi ke hosting infrastruktur AI โ turut menyumbang pertumbuhan. "Ini bukti adaptasi cepat perusahaan Web3 memanfaatkan momentum AI," tulis tim riset WarungWeb3. Dengan opsi trader memperkirakan fluktuasi saham AMD hingga 8%, kuartal ini mungkin jadi titik balik bagi pemain chip yang selama ini berada di bawah bayang-bayang Nvidia.
Pelajaran utama untuk investor crypto lokal: risiko operasional digital (seperti serangan siber) kini sama pentingnya dengan fundamental bisnis. Sementara di sisi lain, konvergensi AI-blockchain semakin nyata sebagai peluang baru.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI โ Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.