
SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, mengungkap kepemilikan Bitcoin senilai $1,45 miliar dalam dokumen IPO terbaru, mengejutkan banyak pihak.
SpaceX, perusahaan antariksa milik miliarder Elon Musk, baru saja mengungkap kepemilikan Bitcoin yang jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Dalam dokumen yang diajukan untuk persiapan Initial Public Offering (IPO), perusahaan tersebut mengungkap bahwa mereka memegang 18.712 BTC, yang bernilai sekitar $1,45 miliar (Rp21 triliun) pada akhir kuartal pertama 2023. Kepemilikan ini menempatkan SpaceX di posisi ketujuh dalam daftar perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar.
IPO SpaceX, yang rencananya akan diluncurkan bulan depan, diperkirakan akan menjadi salah satu penawaran saham terbesar dalam sejarah. Perusahaan ini ditaksir memiliki valuasi lebih dari $1,5 triliun, menjadikannya salah satu perusahaan teknologi paling bernilai di dunia. Kepemilikan Bitcoin yang signifikan ini menambah daya tarik SpaceX di mata investor, terutama di tengah tren adopsi aset kripto oleh perusahaan-perusahaan besar global.
📖 Baca Juga
Keputusan SpaceX untuk memegang Bitcoin dalam jumlah besar sejalan dengan gaya investasi Elon Musk yang dikenal pro-kripto. Musk, yang juga CEO Tesla dan pemilik platform media sosial X (sebelumnya Twitter), telah lama menjadi pendukung Bitcoin dan aset kripto lainnya. Tesla sendiri pernah memegang Bitcoin dalam jumlah besar sebelum menjual sebagian besar kepemilikannya pada tahun 2022.
Dengan IPO yang akan segera diluncurkan, langkah SpaceX ini bisa menjadi katalisator baru bagi adopsi Bitcoin di kalangan korporasi. Kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan sebesar SpaceX tidak hanya memperkuat legitimasi aset kripto, tetapi juga menunjukkan bahwa perusahaan teknologi terkemuka semakin melihat Bitcoin sebagai bagian integral dari strategi keuangan mereka. Ini bisa menjadi momentum positif bagi pasar kripto global, termasuk di Indonesia, di mana minat terhadap aset digital terus meningkat.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.