
Wall Street bersiap hadirkan ETF pasar prediksi pertama, sementara CFTC perkuat otoritas regulasi lewat serangkaian gugatan hukum terhadap negara bagian AS.
Industri keuangan AS sedang memanas dengan dua perkembangan penting terkait prediction market. Di satu sisi, Roundhill Investments bersiap meluncurkan ETF pertama yang mengikuti hasil pemilu midterm AS 2026. Di sisi lain, CFTC (Commodity Futures Trading Commission) semakin agresif menegaskan otoritas regulasinya lewat gugatan ke Wisconsin, menyusul New York dan tiga negara bagian lainnya.
ETF prediction market dari Roundhill ini akan menjadi produk teregulasi SEC pertama di kelasnya, menawarkan alternatif transparan dibanding platform prediksi lepas pantai. "Ini transformasi besar bagi Wall Street," tulis Live Bitcoin News. Peluncurannya pada 5 Mei 2026 akan fokus pada hasil pemilu untuk kontrol DPR dan Senat AS.
📖 Baca Juga
Sementara itu, CFTC pimpinan Rostin Behnam justru melihat prediction markets sebagai alat hedging dan discovery informasi yang berharga. "Mereka memberikan nilai terukur baik bagi peserta pasar maupun publik luas," ujarnya seperti dikutip The Defiant. Behnam berkomitmen membangun standar emas regulasi untuk sektor yang sedang tumbuh pesat ini.
Namun jalan tak mulus. CoinTelegraph dan CoinDesk melaporkan CFTC harus berhadapan dengan resistensi dari beberapa negara bagian melalui jalur hukum. Gugatan terbaru ke Wisconsin memperpanjang daftar konflik yurisdiksi soal event-contract. Pertarungan regulasi ini akan menentukan masa depan prediction markets di AS - apakah akan menjadi instrumen keuangan mainstream atau tetap berada di grey area.
Bagi Indonesia, perkembangan ini patut diamati. Sebagai pasar crypto yang sedang tumbuh, kebijakan regulator AS sering menjadi acuan global. Apakah prediction market akan menjadi produk investasi berikutnya yang masuk ke portofolio mainstream, atau justru memicu pembatasan lebih ketat? Jawabannya mungkin terlihat dari hasil pertarungan hukum CFTC ini.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.