
Pharos, dengan pendanaan $52 juta, meluncurkan blockchain khusus RealFi untuk aset dunia nyata (RWAs), bersaing dengan Solana dan Avalanche di era Web3.
Dalam kompetisi ketat antar blockchain Layer 1, RealFi (Real Finance) muncul sebagai tren baru dengan fokus pada aset dunia nyata (RWAs). Pharos, startup berbasis blockchain, baru saja meluncurkan mainnet dengan pendanaan $52 juta dan token $PROS, menawarkan solusi khusus untuk integrasi RWAs.
CEO Pharos menyatakan bahwa blockchain umum seperti Solana atau Avalanche belum optimal menangani kompleksitas aset fisik seperti properti atau komoditas. "RWAs butuh infrastruktur khusus yang memadukan compliance tradisional dengan fleksibilitas DeFi," jelasnya dalam whitepaper proyek.
📖 Baca Juga
Analis Web3 mencatat setidaknya 5 pendekatan berbeda dalam pengembangan RWAs: Solana mengandalkan kecepatan transaksi, Aptos fokus pada skalabilitas, sementara NEAR Protocol menggarap interoperabilitas. Pharos sendiri memilih jalur hybrid dengan fitur staking berbasis real-world collateral.
Di Indonesia, konsep RealFi mulai dilirik untuk sertifikasi tanah digital dan supply chain halal. Namun tantangan regulasi dan edukasi masih menjadi penghambat utama. "Ini peluang besar bagi developer lokal untuk berinovasi di niche yang belum banyak digarap," kata praktikus blockchain Ridwan Arifin kepada WarungWeb3.
Ke depan, pasar RWAs diprediksi mencapai $10 triliun secara global. Pharos dan para pesaingnya harus membuktikan bahwa solusi mereka tidak hanya technically sound, tapi juga mudah diadopsi bisnis tradisional.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.