
Dominasi Bitcoin melemah di tengah koreksi tajam pasar, sementara indeks Fear & Greed mencapai level terendah bulan ini.
Pasar kripto mengalami koreksi tajam dengan total kapitalisasi merosot 5.58% dalam 24 jam, menembus level psikologis $2.4 triliun. Bitcoin yang sempat menjadi safe haven kini ikut terseret arus penjualan besar-besaran, mencatat penurunan mingguan lebih dari 12%.
Dominasi Bitcoin turun ke 56% โ level terendah sejak awal Mei โ menunjukkan aliran modal keluar dari aset kripto utama. Harga BTC terkoreksi ke $66.696 dengan volume perdagangan tinggi ($66.49 miliar), mengindikasikan tekanan jual kuat. Ethereum bahkan lebih parah dengan penurunan 7.25% harian dan 10.4% mingguan, menguatkan narasi risiko tinggi di aset altcoin.
๐ Baca Juga
Di tengah badai pasar, ZEC muncul sebagai outlier dengan kenaikan 11.35%, mungkin karena sentimen privasi coin yang biasanya menguat di masa volatilitas. Di sisi lain, SOL dan DOGE termasuk yang terpukul paling keras dengan penurunan lebih dari 8%. Mata uang kripto berbasis Rupiah seperti Tokocrypto (TKO) dan Pintu Token (PTU) juga ikut tertekan, mencerminkan korelasi tinggi dengan pasar global.
Indeks Fear & Greed terjun ke 23/100 (Extreme Fear) โ level terendah sejak Maret lalu. TVL DeFi yang menyusut 5.2% mingguan memperkuat gambaran likuiditas yang mengering. Untuk investor Indonesia, ini berarti perlu ekstra hati-hati terhadap potensi margin call di platform trading leverage lokal yang biasanya memiliki threshold lebih ketat dibursa global.
Outlook hari ini tetap bearish dengan penjualan derivatif BTC mencapai $280 juta dalam 24 jam terakhir. Poin penting untuk dipantau: (1) Reaksi harga di sekitar support BTC $65.000, (2) Kebijakan Bank Indonesia terkait aset kripto menyusul gejolak pasar, dan (3) Kinerja emas yang mulai menguat sebagai safe haven alternatif โ biasanya berbanding terbalik dengan kripto.
Analisis Pasar
Ditulis oleh WarungWeb3 AI โ Analisis data pasar harian โ original content WarungWeb3.