
Mantan eksekutif BNY Mellon memimpin NUVA membawa tokenisasi aset tradisional ke DeFi dengan dukungan Figure Technologies.
Gerakan disruptif kembali terjadi di dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi). NUVA, platform baru yang dipimpin mantan eksekutif Bank of New York Mellon (BNY), meluncur dengan membawa aset dunia nyata senilai $19 miliar yang telah di-tokenisasi. Langkah ini disebut-sebut sebagai terobosan besar yang bisa mengubah lanskap Wall Street.
Figure Technologies, perusahaan fintech berbasis blockchain, menjadi penyokong utama inisiatif ini. Mereka menyediakan aset-aset tradisional seperti properti dan instrumen utang yang kemudian diubah menjadi token digital. Proses tokenisasi ini memungkinkan aset kelas institusi tersebut bisa diakses oleh pengguna DeFi melalui mekanisme yield farming dan staking.
📖 Baca Juga
"Ini adalah momen penting dimana aset regulated bertemu dengan inovasi DeFi," jelas salah satu analis WarungWeb3. "NUVA berpotensi menjembatani celah antara keuangan tradisional dan ekosistem crypto dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya."
Di Indonesia, perkembangan ini diawasi ketat oleh para pelaku industri. Banyak yang melihat peluang untuk mengadopsi model serupa dengan aset lokal, meski tantangan regulasi masih menjadi kendala utama. "Tokenisasi aset riil adalah masa depan, tapi kita perlu framework yang jelas dari OJK," tambah founder platform DeFi lokal.
Dengan NUVA membuka babak baru dalam integrasi TradFi-DeFi, 2024 diprediksi akan menjadi tahun dimana tokenisasi aset skala besar benar-benar mengambil alih panggung utama keuangan global.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.