
Harga saham Ola Electric Mobility Limited meroket hingga 10,27% menyusul lonjakan permintaan kendaraan listrik yang signifikan pada Maret 2024.
Harga saham Ola Electric Mobility Limited, produsen kendaraan listrik asal India, mengalami kenaikan signifikan pada Kamis (4/4/2024). Saham perusahaan tersebut melonjak hingga 10,27% ke level ₹28,55 dari harga penutupan sebelumnya di ₹25,89. Pada pukul 11.00 waktu setempat, saham Ola Electric diperdagangkan di harga ₹28,13.
Kenaikan harga saham ini dipicu oleh lonjakan permintaan kendaraan listrik (EV) yang dialami Ola Electric sepanjang Maret 2024. Menurut pernyataan resmi perusahaan, pesanan harian mereka melampaui 1.000 unit di pekan terakhir bulan tersebut. Registrasi kendaraan juga meningkat drastis dari 3.973 unit di Februari menjadi 10.117 unit di Maret, atau naik lebih dari 150% secara bulanan.
"Kami melihat titik balik yang jelas dalam permintaan, dengan pesanan harian yang terus meningkat sepanjang Maret dan semakin cepat di minggu-minggu terakhir," ujar juru bicara Ola Electric. Perusahaan juga mengklaim telah melakukan berbagai perbaikan operasional setelah menghadapi tantangan layanan beberapa bulan terakhir. Saat ini, lebih dari 80% kendaraan Ola Electric bisa diservis pada hari yang sama berkat ketersediaan suku cadang yang lebih baik, diagnosa lebih cepat, dan kontrol operasional yang lebih ketat.
Pada Maret 2024, Ola Electric mencatat sejarah sebagai merek EV pertama di India yang mencapai 1 juta registrasi kumulatif. Perusahaan berencana fokus pada pengembangan teknologi baterai dan percepatan adopsi EV seiring upaya India mengurangi ketergantungan pada minyak mentah impor. "Untuk mempercepat transisi India dari kendaraan berbahan bakar minyak, kami akan meningkatkan investasi di bidang baterai dan manufaktur domestik," tambah juru bicara tersebut.