
Platform crypto berbasis institusi ini berpotensi mengubah lanskap regulasi keuangan digital AS jika disetujui OCC.
EDX Markets, bursa crypto yang didukung raksasa keuangan Citadel Securities, resmi mengajukan permohonan status bank nasional kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC) pada 25 Maret 2026. Langkah ini bisa membuka pintu bagi operasi lintas negara bagian tanpa perlu izin terpisah di tiap yurisdiksi.
Jika disetujui, EDX akan menjadi salah satu pionir exchange crypto dengan lisensi bank nasional AS. Status ini memungkinkan mereka menawarkan layanan custody aset digital, manajemen investasi, dan perdagangan utama secara legal di seluruh 50 negara bagian sekaligus.
Analis melihat aplikasi ini sebagai respons terhadap iklim regulasi yang semakin ramah crypto di bawah pemerintahan saat ini. "Ini adalah strategi cerdas untuk menghindari patchwork regulasi negara bagian yang sering menghambat inovasi," ujar pakar regulasi blockchain dari Universitas Indonesia.
Pergeseran politik di Washington memang sedang terjadi. Beberapa pekan lalu, SEC menyetujui ETF Bitcoin spot pertama, sementara OCC mulai membuka diri terhadap aplikasi layanan crypto tradisional. EDX Markets sendiri telah dikenal sebagai platform khusus institusi dengan volume harian mencapai $500 juta.
Keberhasilan aplikasi EDX bisa menjadi preseden bagi integrasi lebih dalam antara dunia crypto dan sistem perbankan tradisional. Namun proses persetujuan diperkirakan akan memakan waktu 12-18 bulan dengan pengawasan ketat dari regulator.