
Galaxy Digital resmi dapat izin BitLicense dari regulator New York, membuka peluang ekspansi DeFi di pasar AS yang ketat regulasinya.
Galaxy Digital, perusahaan investasi crypto ternama, baru saja mengamankan BitLicense dari New York State Department of Financial Services (NYDFS). Izin ini menjadi pencapaian signifikan karena hanya segelintir perusahaan crypto yang berhasil mendapat persetujuan di negara bagian dengan regulasi paling ketat di AS.
BitLicense memungkinkan Galaxy menawarkan layanan custodial, trading, dan produk DeFi secara legal di New York. Langkah ini juga menunjukkan semakin diterimanya aset digital oleh regulator tradisional, meski dengan pengawasan ketat. "Ini bukan sekadar izin, tapi validasi bahwa industri crypto bisa beroperasi dengan integritas," ujar Mike Novogratz, CEO Galaxy.
📖 Baca Juga
Bagi ekosistem DeFi Indonesia, perkembangan ini menjadi sinyal positif. Regulasi yang jelas di AS bisa menjadi referensi bagi OJK dan BI dalam menyusun kerangka hukum crypto tanah air. Namun, tantangan tetap ada - bagaimana menjaga semangat desentralisasi sambil mematuhi compliance.
Pakar regulasi crypto, Putra Ramadan, memberi catatan: "BitLicense adalah pisau bermata dua. Di satu sisi memberi legitimasi, di sisi lain berpotensi meminggirkan proyek DeFi kecil yang tak mampu penuhi biaya compliance." Galaxy sendiri disebutkan akan mengalokasikan $50 juta untuk pengembangan produk DeFi yang compliant.
Dengan BitLicense ini, Galaxy diprediksi akan menjadi jembatan antara dunia tradisional finance dan ekosistem DeFi yang terus berkembang. Langkah mereka patut diamati sebagai studi kasus bagi perusahaan crypto Asia yang ingin berekspansi ke pasar global.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.