
Ethereum Foundation semakin mendekati target staking 70.000 ETH, dengan potensi pendapatan tahunan mencapai $5,4 juta.
Ethereum Foundation (EF) semakin mendekati target staking sebesar 70.000 ETH setelah melakukan deposit besar-besaran akhir pekan lalu. Pada Jumat (20 Oktober 2023), EF melakukan staking 45.034 ETH senilai sekitar $93 juta ke dalam Eth2 Beacon Chain melalui 2.047 transaksi. Dengan langkah ini, total ETH yang telah di-stake oleh EF kini mencapai 69.500 ETH, hanya selisih 500 ETH dari target yang ditetapkan.
Harga Ethereum sendiri relatif stabil dalam beberapa sesi terakhir, berkisar di angka $2.050 hingga $2.060. Langkah ini merupakan bagian dari strategi EF untuk memastikan aliran kas yang stabil guna mendukung pengembangan jangka panjang protokol Ethereum. Sejak Juni 2022, EF telah memfokuskan perhatiannya pada staking dan DeFi sebagai sumber pendanaan utama untuk infrastruktur blockchain.
Dengan total staking senilai $143 juta saat ini, EF berpotensi meraih pendapatan tahunan antara $3,9 juta hingga $5,4 juta berdasarkan Annual Percentage Yield (APY) sebesar 2,7%–3,8%. Dr. Lena Schmidt, pakar ekonomi blockchain dari Digital Asset Research Institute, menilai peningkatan staking ini mencerminkan keyakinan EF terhadap keberlanjutan jaringan Ethereum. "Ini menunjukkan bahwa EF percaya imbal hasil staking dan apresiasi jangka panjang ETH lebih menguntungkan dibandingkan penggunaan modal untuk hal lain seperti pendanaan grant atau biaya operasional," ujarnya.
Sebelumnya, Anthony Sassano, host podcast The Daily Gwei, juga mendorong EF untuk melakukan staking ETH dan menjual imbal hasilnya sebagai alternatif pendanaan yang lebih baik daripada menukar ETH dengan stablecoin. Namun, Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, telah memperingatkan bahwa peningkatan staking oleh EF dapat memberikan pengaruh yang terlalu besar terhadap jaringan.
Dengan langkah ini, EF semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem Ethereum, sambil memastikan keberlanjutan pendanaan untuk pengembangan protokol di masa depan.