
Harga token Centrifuge (CFG) meroket 12% dalam sehari, didorong oleh pertumbuhan TVL yang mencapai $1,6 miliar dan tren tokenisasi aset.
Dalam geliat pasar altcoin yang fluktuatif, Centrifuge (CFG) mencatatkan diri sebagai salah satu performa terbaik dengan kenaikan harga 12% dalam 24 jam terakhir. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan pertumbuhan Total Value Locked (TVL) protokol yang menembus $1,6 miliar, menandakan kepercayaan pasar yang semakin kuat terhadap ekosistem tokenisasi aset riil (RWA) yang dibangun Centrifuge.
Analis mengaitkan rally CFG dengan beberapa faktor kunci. Pertama, semakin banyak institusi yang mulai memanfaatkan blockchain untuk tokenisasi aset tradisional seperti real estate dan surat utang. Centrifuge, sebagai salah satu pionir di sektor RWA, menjadi salah satu penerima manfaat utama dari tren ini. Kedua, peningkatan aktivitas di jaringan Centrifuge Chain yang mencatat volume transaksi lebih tinggi dari biasanya.
"Pasar mulai menyadari potensi besar tokenisasi aset riil, dan Centrifuge memiliki posisi strategis di niche ini," jelas Andi Wijaya, analis kripto lokal. "Dengan TVL yang terus bertumbuh, wajar jika investor mulai memperhatikan CFG sebagai aset dengan fundamental kuat."
Meski menunjukkan performa impresif, CFG masih harus menembus resistance psikologis di level $0,18 untuk mengkonfirmasi kelanjutan rally. Beberapa trader juga mengingatkan bahwa koreksi mungkin terjadi setelah kenaikan tajam ini. Namun secara fundamental, prospek jangka panjang Centrifuge tetap positif seiring dengan adopsi tokenisasi yang kian meluas di sektor keuangan tradisional.
Dengan momentum saat ini, Centrifuge bisa menjadi salah satu proyek DeFi yang patut diperhatikan di kuartal ini, terutama bagi investor yang mencari eksposur ke sektor RWA yang sedang naik daun.