
Serangan siber kembali mengguncang dunia DeFi, dengan KelpDAO dan Volo Protocol menjadi korban terbaru. Total kerugian mencapai ratusan juta dolar, mengingatkan pentingnya keamanan infrastruktur Web3.
Dunia decentralized finance (DeFi) kembali diguncang serangan siber, dengan dua protokol terbaru menjadi korban. KelpDAO dan Volo Protocol mengalami kerugian besar dalam insiden terpisah, menambah daftar panjang serangan yang menargetkan ekosistem Web3. Total kerugian dari kedua serangan ini diperkirakan mencapai ratusan juta dolar, mengingatkan kembali betapa pentingnya keamanan infrastruktur blockchain.
Menurut laporan dari The Defiant, KelpDAO menjadi sasaran kelompok hacker Lazarus asal Korea Utara pada 18 April 2026. Kelompok ini berhasil mencuri $290 juta melalui kompromi dua node RPC LayerZero. Serangan dilakukan dengan menyusupkan malware ke node tersebut untuk memberikan data transaksi palsu ke verifier LayerZero, sambil mempertahankan respons yang jujur ke sistem monitoring. Akibatnya, bridge KelpDAO melepaskan rsETH senilai $290 juta yang tidak didukung aset.
📖 Baca Juga
Sementara itu, CoinDesk melaporkan bahwa Volo Protocol kehilangan sekitar $3,5 juta dari tiga vault yang menyimpan WBTC, XAUm, dan USDC. Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah insiden KelpDAO, menunjukkan kerentanan yang masih ada di banyak protokol DeFi. Analisis dari Dune Analytics mengungkap bahwa 47% dari OApps di LayerZero menggunakan konfigurasi keamanan DVN minimal 1-of-1, yang berarti hanya memerlukan satu validator. Konfigurasi ini dianggap kurang aman dan menjadi faktor pendukung serangan seperti yang dialami KelpDAO.
Insiden terbaru ini menjadi pengingat keras bagi komunitas Web3 untuk meningkatkan standar keamanan. Dengan semakin kompleksnya ekosistem DeFi, serangan menjadi lebih canggih dan sulit dideteksi. Para ahli menyarankan penggunaan konfigurasi keamanan yang lebih ketat, seperti DVN 2-of-2 atau lebih tinggi, serta audit keamanan yang rutin. Masa depan DeFi bergantung pada kemampuan para pengembang untuk membangun infrastruktur yang lebih aman dan tangguh.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.