
Core Scientific, perusahaan Bitcoin miner yang kini beralih ke pusat data AI, berencana menjual obligasi senilai $3,3 miliar untuk mendanai ekspansi ke bidang kecerdasan buatan.
Core Scientific, perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai Bitcoin miner, kini sedang melakukan transformasi besar-besaran menuju industri kecerdasan buatan (AI). Perusahaan ini mengumumkan rencana untuk menjual obligasi senilai $3,3 miliar guna mendanai ekspansi ke pusat data AI. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada Bitcoin mining dan fokus pada teknologi masa depan.
Menurut informasi yang diungkapkan, Core Scientific sedang membangun enam pusat data AI yang akan disewakan kepada CoreWeave selama 12 tahun. Proyek ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan sekitar $10 miliar, yang akan menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan. Selain itu, dana dari penjualan obligasi ini juga akan digunakan untuk refinancing utang jangka pendek dan memperluas infrastruktur di Amerika Serikat.
📖 Baca Juga
Pivot Core Scientific ke AI tidak terlepas dari tren global yang melihat industri crypto dan teknologi blockchain mulai bergeser ke bidang high-performance computing dan kecerdasan buatan. Perusahaan ini tampaknya ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan nilai bisnisnya di tengah persaingan yang semakin ketat.
Di sisi lain, Revolut, platform fintech yang ramah terhadap crypto, juga sedang merencanakan penawaran saham perdana (IPO) senilai $200 miliar. Meskipun IPO ini baru akan dilaksanakan pada tahun 2028, langkah tersebut menunjukkan betapa industri fintech dan crypto terus berkembang dengan potensi yang sangat besar.
Dengan langkah-langkah strategis seperti ini, Core Scientific dan perusahaan sejenisnya sedang memposisikan diri untuk menjadi pemain utama dalam era AI dan teknologi canggih. Bagaimana mereka akan menghadapi tantangan ke depan tetap menjadi sorotan, terutama dalam hal keberlanjutan finansial dan inovasi teknologi.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.