
Changpeng Zhao (CZ), Co-Founder Binance, meyakinkan komunitas crypto bahwa teknologi blockchain dapat beradaptasi dengan ancaman quantum computing.
Changpeng Zhao (CZ), Co-Founder Binance, baru-baru ini menyampaikan pandangannya tentang ancaman quantum computing terhadap industri cryptocurrency melalui platform X pada 1 April 2026. Menurutnya, crypto dapat bertahan dengan melakukan upgrade ke algoritma kriptografi yang tahan terhadap quantum computing atau disebut post-quantum algorithms.
Dalam postingannya, CZ menekankan bahwa masyarakat crypto tidak perlu panik menghadapi potensi ancaman ini. Ia menjelaskan bahwa secara teori, upgrade ke algoritma post-quantum relatif mudah dilakukan. Meskipun demikian, CZ tidak merinci timeline spesifik atau rencana implementasi yang konkret terkait pembaruan tersebut.
Pernyataan CZ ini muncul di tengah perdebatan yang terus berlangsung di komunitas crypto mengenai protokol dan aset mana yang mungkin rentan terhadap kemajuan teknologi quantum computing. Salah satu topik yang sering dibahas adalah kerentanan Bitcoin dan koin-koin awal lainnya terhadap teknologi ini.
Quantum computing dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan blockchain karena kemampuannya untuk memecahkan algoritma kriptografi tradisional dalam waktu singkat. Namun, dengan adanya solusi post-quantum algorithms, industri crypto diyakini dapat terus berkembang tanpa terganggu oleh kemajuan teknologi tersebut.
Sebagai penutup, CZ mengajak komunitas untuk tetap tenang dan percaya bahwa inovasi terus berlanjut dalam dunia crypto. Ia optimis bahwa industri ini akan selalu menemukan cara untuk mengatasi tantangan baru, termasuk ancaman dari quantum computing.