
Coinbase resmi hadirkan akun mandiri untuk asisten AI seperti ChatGPT, memungkinkan trading dan pembayaran crypto secara otonom dengan pengawasan pengguna.
Coinbase meluncurkan fitur revolusioner bernama "Coinbase for Agents", yang memungkinkan asisten AI seperti ChatGPT dan Claude memiliki akun terpisah untuk melakukan trading crypto, mengelola portofolio, hingga membayar layanan secara mandiri. Produk ini mulai beroperasi Kamis (25/5) sebagai ekosistem terpisah dari aplikasi utama Coinbase.
Menurut pengumuman resmi, platform ini dirancang untuk memberi AI akses terkendali ke aset digital pengguna. Pengguna dapat menetapkan batasan seperti limit transaksi, jenis aset yang boleh diperdagangkan, dan izin akses data. "Ini adalah langkah awal menuju ekonomi otonom di mana AI bisa menjadi mitra finansial Anda," jelas pernyataan Coinbase.
📖 Baca Juga
Fitur ini tidak hanya terbatas pada trading. Kedepannya, AI agents akan bisa melakukan pembelian barang/jasa menggunakan crypto, berlangganan data Web3, bahkan berpartisipasi dalam DeFi protocols berdasarkan preferensi pengguna. Coinbase menyebut integrasi dengan Large Language Models (LLM) seperti ChatGPT memungkinkan interaksi lebih natural dalam mengelola aset digital.
Para analis melihat langkah ini sebagai respons terhadap tren AI-agent economy yang sedang naik daun. "Di Indonesia yang masyarakatnya cepat adaptif terhadap teknologi, fitur seperti ini bisa menjadi game-changer untuk adopsi crypto massal," kata Andi Pratama, pengamat blockchain lokal. Namun, ia mengingatkan pentingnya pemahaman risiko sebelum memberikan akses trading ke AI.
Kehadiran Coinbase for Agents menandai babak baru dalam hubungan manusia-AI di sektor keuangan. Meski demikian, implementasi skala luas masih perlu mengatasi tantangan regulasi dan keamanan di berbagai yurisdiksi, termasuk Indonesia yang sedang menyusun payung hukum untuk aset kripto.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.