
Kolaborasi Blockchain.com dan Ondo Finance buka akses lebih luas ke saham tokenized, tandai pertumbuhan pesat pasar aset tradisional di ekosistem Web3.
Platform kripto ternama Blockchain.com mengumumkan perluasan layanan tokenisasi saham tradisional melalui kerja sama strategis dengan Ondo Finance. Langkah ini merespons lonjakan permintaan aset tradisional seperti saham dan ETF yang dihadirkan dalam format onchain, memadukan dunia keuangan konvensional dengan infrastruktur DeFi.
Menurut data CoinTelegraph, pasar tokenized equities (sahasam tokenized) telah mencatat pertumbuhan 300% sejak awal 2023, didorong oleh minat investor kripto yang ingin diversifikasi portofolio tanpa meninggalkan ekosistem blockchain. "Ini bukan sekadar tren, tapi evolusi alami bagaimana aset likuid akan dipertukarkan di masa depan," jelas Andre Medina, Head of Product Blockchain.com.
📖 Baca Juga
Di Indonesia, fenomena ini mendapat perhatian khusus mengingat tingginya minat retail investor terhadap instrumen saham dan kripto. "Tokenisasi saham memecah hambatan geografis dan administratif. Investor lokal kini bisa mengakses Apple atau Tesla langsung dari wallet mereka," ujar Rizal Setiawan, analis Web3 WarungWeb3.
Namun, pakar mengingatkan risiko volatilitas dan ketidakpastian regulasi. Otoritas seperti Bappebti belum memiliki payung hukum khusus untuk aset tokenized berbasis sekuritas tradisional. "Perlu edukasi menyeluruh sebelum masyarakat terjun ke produk hybrid ini," tambah Rizal.
Ke depan, kolaborasi Blockchain.com-Ondo Finance akan menjadi katalis bagi integrasi lebih dalam antara TradFi dan DeFi. Dengan dukungan arus utama dari BlackRock dan Franklin Templeton yang mulai eksplorasi tokenisasi, 2024 diprediksi menjadi tahun dimana batas antara dua dunia ini semakin kabur.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.