
Bithumb dan BNY melangkah ke pasar digital asset Vietnam dan Abu Dhabi dalam upaya memperluas layanan crypto di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.
Perusahaan crypto global semakin gencar memperluas jangkauan mereka ke pasar-pasar baru, dan kali ini Vietnam dan Abu Dhabi menjadi fokus utama. Bithumb, platform perdagangan crypto asal Korea Selatan, baru saja mengumumkan kemitraan strategis dengan SSI Digital (SSID), divisi blockchain dan artificial intelligence dari perusahaan sekuritas terbesar di Vietnam, SSI. Kolaborasi ini ditujukan untuk membangun pertukaran aset digital di Vietnam, yang tengah mengalami peningkatan permintaan layanan crypto.
Sementara itu, BNY Mellon, bank penyimpanan terbesar di dunia dengan aset sebesar $59 triliun, juga melakukan ekspansi besar-besaran ke Abu Dhabi. Melalui kemitraan dengan Finstreet dan ADI Foundation, BNY berencana mengembangkan infrastruktur aset digital di wilayah tersebut. Langkah ini menegaskan ambisi BNY untuk menjadi pemain utama di industri crypto, terutama di Timur Tengah yang sedang mengalami persaingan sengit dalam pengembangan aset digital.
📖 Baca Juga
Bithumb, yang telah lama menjadi salah satu bursa crypto terkemuka di Korea Selatan, kini menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan lisensi operasi di Vietnam. Pemerintah Vietnam dikenal memiliki regulasi yang ketat terkait perdagangan crypto, namun kolaborasi dengan SSI Digital diharapkan dapat memperkuat posisi Bithumb dalam proses tersebut. Di sisi lain, BNY Mellon melihat Abu Dhabi sebagai pintu gerbang untuk meningkatkan layanan custody crypto mereka, mengingat semakin banyaknya investor institusional yang tertarik dengan aset digital di wilayah tersebut.
Ekspansi kedua perusahaan ini menandakan semakin matangnya industri crypto di tingkat global. Vietnam dan Abu Dhabi, dengan karakteristik pasar yang berbeda, menjadi contoh bagaimana perusahaan crypto besar beradaptasi dengan lingkungan regulasi yang beragam. Bagi Indonesia, langkah ini bisa menjadi pelajaran penting dalam menarik investasi asing di sektor crypto, sekaligus mengembangkan infrastruktur digital yang lebih kuat.
Kedepannya, kolaborasi antara perusahaan crypto global dengan institusi lokal seperti SSI Digital di Vietnam dan ADI Foundation di Abu Dhabi diharapkan dapat mempercepat adopsi aset digital di wilayah tersebut. Dengan semakin banyaknya pemain besar yang masuk, industri crypto di Asia Tenggara dan Timur Tengah diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.