
Bitcoin tembus di bawah level psikologis $60.000, tertekan dolar AS yang menguat dan sentimen negatif dari kerentanan Zcash. Bagaimana prospeknya?
Bitcoin (BTC) mengalami koreksi tajam hingga menembus level psikologis $60.000, level terendah sejak Maret 2024. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan penguatan dolar AS dan laporan pekerjaan Amerika yang memengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed.
Analis mencatat BTC telah jatuh 17% dalam seminggu dan 25% dari kisaran 30-hari terakhir, sekaligus menembus 200-week moving average untuk pertama kali sejak 2022. Beberapa faktor menjadi pemicu: (1) Aliran modal ke aset safe-haven seperti emas (yang juga turun), (2) Sentimen negatif dari kerentanan privasi Zcash yang mengguncang kepercayaan pasar crypto, dan (3) Profit-taking setelah rally sebelumnya.
๐ Baca Juga
"Ini koreksi sehat di tengah ketidakpastian makro," jelas Andika Surya, analis WarungWeb3. "Level $58.000โ$60.000 menjadi zona support kritis. Jika bertahan, BTC bisa rebound menuju $65.000."
Di pasar derivatif, open interest futures turun 12%, menunjukkan likuidasi posisi leverage. Namun, data on-chain menunjukkan akumulasi oleh whale di kisaran $59.000โ$61.000. Untuk investor lokal, volatilitas ini mengingatkan pentingnya risk management dan diversifikasi ke aset crypto lain seperti ETH atau stablecoin.
Outlook jangka pendek tetap bearish, tapi beberapa indikator teknis mulai oversold. Pemantauan terhadap kebijakan The Fed dan perkembangan teknologi privacy coin seperti Zcash menjadi kunci.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI โ Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.