
Analis Bernstein melihat peluang beli di tengah penurunan harga saham perusahaan penyimpanan data setelah algoritma Google TurboQuant memicu aksi jual besar-besaran.
Perusahaan riset Bernstein menyatakan pasar telah bereaksi berlebihan terhadap penurunan saham sektor penyimpanan data yang mencapai 26% setelah Google meluncurkan algoritma TurboQuant. Dalam laporan terbarunya, Bernstein justru meningkatkan rekomendasi untuk Western Digital dan menaikkan target harga untuk Seagate serta Sandisk.
Penurunan drastis harga saham perusahaan penyimpanan terjadi setelah Google memperkenalkan TurboQuant, algoritma kompresi data yang diklaim mampu mengurangi kebutuhan penyimpanan hingga 75%. Namun Bernstein menilai kekhawatiran pasar tentang tergantikannya kebutuhan penyimpanan fisik terlalu dini dan berlebihan.
"Teknologi kompresi data memang berkembang, tetapi permintaan penyimpanan fisik tetap akan tumbuh seiring meledaknya data dari AI, cloud computing, dan perangkat IoT," tulis analis Bernstein dalam laporannya. Mereka memperkirakan pertumbuhan tahunan sektor penyimpanan data tetap akan mencapai 8-10% dalam lima tahun ke depan.
Bernstein khususnya merekomendasikan Western Digital sebagai saham dengan potensi kenaikan tertinggi (upside potential 35%), diikuti Sandisk (28%) dan Seagate (22%). Analis menekankan bahwa perusahaan-perusahaan ini memiliki posisi kuat dalam pasar enterprise storage yang masih sangat dibutuhkan.
Dengan valuasi yang sekarang lebih menarik setelah koreksi harga, Bernstein menilai saham-saham penyimpanan data layak dipertimbangkan untuk portofolio jangka menengah. Namun investor tetap perlu memantau perkembangan teknologi kompresi data dan adaptasi perusahaan-perusahaan ini terhadap perubahan teknologi.