
Harga ZEC anjlok 30-38% dalam 24 jam setelah bug kritis yang memungkinkan pencetakan token palsu terungkap, meski sudah diperbaiki.
Zcash (ZEC), salah satu aset kripto privasi terkemuka, mengalami guncangan hebat setelah pengembangnya mengungkap adanya bug kritis yang bisa dimanfaatkan untuk mencetak token secara tidak terbatas. Kabar ini langsung memicu penjualan massal, dengan harga ZEC merosot 30-38% dalam sehari dan kapitalisasi pasar terkikis hampir $3 miliar.
Menurut laporan Shielded Labs, bug yang diberi nama 'Orchard' ini ternyata sudah ada selama empat tahun tanpa terdeteksi. Celah ini memungkinkan penyerang mencetak ZEC palsu dalam jumlah tak terbatas melalui shielded pool (kolam transaksi privat Zcash), yang berpotensi merusak kepercayaan terhadap pasokan dan nilai token tersebut.
📖 Baca Juga
Tim pengembang Zcash kini sedang mempertimbangkan solusi jangka panjang, termasuk membuat shielded pool baru dan menerapkan sistem akuntansi 'turnstile' untuk memverifikasi pasokan. Meski bug sudah ditambal, komunitas kripto Indonesia mempertanyakan implikasi jangka panjangnya terhadap proyek privasi ini.
"Ini tamparan keras untuk Zcash yang mengusung privasi sebagai nilai jual utama," kata Andika Putra, analis Web3 lokal. "Ketika ada celah yang memungkinkan manipulasi pasokan selama bertahun-tahun tanpa terdeteksi, fundamental 'trustless' blockchain dipertanyakan."
Ke depan, Zcash perlu bekerja ekstra untuk memulihkan kepercayaan pasar. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi investor kripto Indonesia untuk selalu memeriksa audit keamanan proyek sebelum berinvestasi, terutama di aset yang mengutamakan privasi seperti ZEC.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.