
Tydro, protokol pinjaman terbesar di Ink Layer 2 Kraken, menahan operasi pasar setelah Chaos Labs mengidentifikasi serangan yang diduga berasal dari aktor negara.
Tydro, protokol pinjaman terbesar di Ink Layer 2 milik Kraken, memutuskan untuk menahan operasi pasar hingga migrasi ke Chainlink price feeds selesai. Keputusan ini diambil setelah Chaos Labs melaporkan adanya serangan pada penyedia oracle yang menunjukkan pola serupa dengan serangan yang dilakukan oleh aktor negara.
Serangan ini pertama kali terdeteksi pada tanggal 4 Mei oleh Chaos Labs, yang kemudian segera memberi tahu Tydro. Menurut Chaos Labs, pola serangan ini menunjukkan kecanggihan yang biasanya dikaitkan dengan aktor negara, menimbulkan kekhawatiran akan keamanan jaringan dan integritas data.
📖 Baca Juga
Sebagai respons, Tydro memutuskan untuk menunda semua operasi pasar hingga migrasi ke Chainlink price feeds selesai dilakukan. Chainlink dikenal sebagai penyedia oracle yang lebih aman dan terpercaya dalam ekosistem DeFi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keamanan protokol.
Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan oracle dalam ekosistem DeFi, terutama mengingat semakin banyaknya serangan yang ditujukan pada infrastruktur kritis ini. Para ahli menyarankan agar protokol DeFi melakukan evaluasi ulang terhadap sistem keamanan mereka dan mempertimbangkan untuk menggunakan penyedia oracle yang lebih terpercaya.
Dengan migrasi ke Chainlink yang sedang berlangsung, Tydro berharap dapat segera membuka kembali pasar mereka dengan keamanan yang lebih baik. Namun, insiden ini juga menjadi pengingat bagi seluruh komunitas DeFi akan pentingnya menjaga keamanan infrastruktur kritis dalam menghadapi ancaman yang semakin kompleks.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.