
Blockchain Sui mengalami tiga kali gangguan mainnet dalam 48 jam akibat bug pada upgrade v1.72, memicu evaluasi mendalam dari pengembang.
Blockchain Sui, salah satu proyek Layer 1 terkemuka, menghadapi tantangan serius setelah mengalami tiga kali gangguan mainnet dalam rentang 48 jam pada akhir Mei lalu. Gangguan ini diduga kuat disebabkan oleh bug yang muncul setelah peluncuran upgrade v1.72, yang memengaruhi interaksi antara fitur baru dan logika konsensus jaringan.
Menurut laporan post-mortem dari Sui Foundation, gangguan pertama terjadi pada 28 Mei, diikuti oleh dua kali gangguan lagi pada 29 Mei. Masalah utama terletak pada interaksi antara fitur address-balance yang baru diperkenalkan dalam versi v1.72 dan mekanisme gas serta konsensus yang sudah ada. Bug ini menyebabkan jaringan berhenti beroperasi secara tiba-tiba, memaksa validator untuk mengambil tindakan darurat.
📖 Baca Juga
Tim pengembang Sui kemudian merilis perbaikan jangka panjang untuk mengatasi masalah ini. Setelah perbaikan diterapkan, mainnet Sui kembali beroperasi normal dengan transaksi yang mulai mengalir seperti biasa. Meskipun demikian, insiden ini telah memicu evaluasi mendalam terhadap proses pengujian dan peluncuran update di jaringan Sui.
Sebagai blockchain yang menempati peringkat ke-31 berdasarkan kapitalisasi pasar, gangguan ini tentu menjadi perhatian bagi komunitas crypto. Insiden serupa pernah terjadi pada blockchain lain, seperti Solana dan Avalanche, yang juga mengalami gangguan mainnet karena masalah teknis. Namun, bagaimana Sui menangani situasi ini akan menjadi poin penting untuk menjaga kepercayaan pengguna dan investor.
Ke depan, Sui diharapkan dapat memperkuat sistem pengujian dan mitigasi risiko untuk menghindari gangguan serupa. Dengan semakin kompleksnya teknologi blockchain, tantangan teknis seperti ini mungkin tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi respons cepat dan transparansi dari tim pengembang tetap menjadi kunci untuk mempertahankan reputasi jaringan.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.