
Joi AI mencari 10 konsultan masturbasi dengan bayaran Rp30 juta per bulan untuk menguji fitur AI-nya. Simak fakta menarik di balik tawaran ini.
Perkembangan teknologi AI terus mengejutkan dengan berbagai aplikasi yang kadang di luar ekspektasi. Kali ini, startup bernama Joi AI membuat gebrakan dengan menawarkan pekerjaan sebagai "konsultan masturbasi" dengan bayaran hingga $2.000 atau setara Rp30 juta per bulan. Tugasnya? Menguji fitur AI yang dirancang untuk memandu masturbasi dan melaporkan dampaknya pada stres, tidur, suasana hati, dan kepercayaan diri.
Joi AI sedang mencari 10 orang untuk mengisi posisi ini. Menurut perusahaan, tujuan utama dari proyek ini adalah untuk memahami bagaimana teknologi AI dapat membantu meningkatkan kualitas hidup melalui praktik yang sering dianggap tabu. Dengan menggabungkan AI dan kesehatan mental, Joi AI berharap dapat memberikan solusi yang inovatif bagi mereka yang mengalami masalah terkait stres atau kepercayaan diri.
📖 Baca Juga
Meski terdengar kontroversial, tawaran ini menuai berbagai tanggapan dari publik. Beberapa menganggap ini sebagai langkah maju dalam memanfaatkan AI untuk kesehatan mental, sementara yang lain mempertanyakan etika dan tujuan sebenarnya di balik proyek ini. Namun, Joi AI menegaskan bahwa semua proses akan dilakukan dengan transparansi dan profesionalisme.
Ke depan, ini bisa menjadi preseden bagaimana teknologi AI digunakan untuk mengeksplorasi aspek-aspek kehidupan manusia yang sering diabaikan. Meskipun masih dalam tahap awal, proyek ini menunjukkan potensi besar AI dalam bidang kesehatan mental dan kesejahteraan manusia.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.