
StarkWare, pengembang Starknet, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari strategi baru yang berfokus pada pendapatan.
StarkWare, perusahaan di balik layer-2 Starknet di Ethereum, mengkonfirmasi adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari pivot strategis menuju fokus pendapatan. Langkah ini diumumkan langsung oleh co-founder sekaligus CEO Eli Ben-Sasson, menyusul tren efisiensi yang melanda industri Web3 sepanjang 2024.
"Ini perubahan dramatis untuk memastikan sustainability jangka panjang," ujar Ben-Sasson dalam pernyataan resmi. Meski tidak merinci jumlah karyawan yang terdampak, sumber internal menyebutkan pemotongan tim mencapai 15-20% di berbagai divisi. Starknet sendiri termasuk proyek layer-2 yang cukup aktif dengan total value locked (TVL) mencapai $1.3 miliar.
📖 Baca Juga
Analis WarungWeb3 mencatat, langkah ini sejalan dengan gelombang rasionalisasi di ekosistem crypto setelah fase ekspansi 2021-2022. "Banyak proyek Web3 sekarang lebih berhati-hati dalam burn rate, terutama yang mengandalkan pendanaan VC," jelas Dimas Pranadipa, peneliti Web3 WarungWeb3. "Tantangannya adalah menjaga inovasi sambil mencapai profitabilitas."
Di komunitas lokal, reaksi bercampur. Beberapa developer Indonesia yang berkontribusi di ekosistem Starknet mengaku khawatir dengan dampaknya terhadap roadmap. Namun, pihak StarkWare menjamin pengembangan core protocol dan program bantuan seperti Starknet Stack akan tetap menjadi prioritas.
Ke depan, industri kemungkinan akan melihat lebih banyak proyek Web3 yang menyeimbangkan antara pertumbuhan dan kesehatan finansial. Starknet, dengan pivot kali ini, menjadi contoh nyata transisi dari fase 'growth at all costs' ke pendekatan yang lebih berkelanjutan di era post-bull market.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.