
RAVE token dari RaveDAO mengalami penurunan drastis 90% dalam sehari, menghapus lebih dari $5 miliar kapitalisasi pasar di tengah penyelidikan oleh Binance dan Bitget.
RAVE token milik RaveDAO mengalami kehancuran besar-besaran dengan merosot hingga 90% dalam waktu kurang dari 24 jam. Token yang sebelumnya mencapai puncak harga $27,33 pada Jumat lalu, terjun bebas ke level $1,15 pada Minggu pagi. Penurunan ini menghapus lebih dari $5 miliar dari kapitalisasi pasar RaveDAO, menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan pengguna Web3.
Menurut laporan CoinDesk, investigasi dari dua platform pertukaran besar, Binance dan Bitget, sedang berlangsung untuk menelusuri penyebab keruntuhan tersebut. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari kedua pihak, spekulasi beredar bahwa penurunan harga RAVE token mungkin terkait dengan manipulasi pasar atau masalah keamanan di platform DeFi RaveDAO.
📖 Baca Juga
RaveDAO, sebagai proyek DeFi yang menawarkan layanan staking dan yield farming, sebelumnya dianggap sebagai salah satu inovator dalam ekosistem Web3. Namun, insiden ini menimbulkan pertanyaan serius tentang transparansi dan keamanan proyek-proyek DeFi yang berkembang pesat. Banyak investor lokal yang terpengaruh oleh keruntuhan ini, mengingat semakin populernya investasi crypto di Indonesia.
Para ahli menyarankan investor untuk lebih hati-hati dalam memilih proyek DeFi, terutama yang belum memiliki rekam jejak yang solid. Mereka juga menekankan pentingnya regulasi yang lebih ketat untuk melindungi pengguna dari risiko volatilitas tinggi yang kerap terjadi di pasar crypto.
Ke depan, nasib RaveDAO dan RAVE token masih belum jelas. Namun, insiden ini menjadi pengingat keras bagi komunitas Web3 tentang pentingnya transparansi dan keamanan dalam setiap proyek blockchain. Investor diharapkan lebih bijak dalam mengambil keputusan investasi, sambil terus memantau perkembangan investigasi dari Binance dan Bitget.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.