
Platform trading Moomoo kini menghadirkan alat canggih untuk retail investor crypto, menyaingi fasilitas yang sebelumnya hanya dinikmati oleh institusi besar.
Dalam langkah yang menandai evolusi pasar crypto, Moomoo, platform trading global dengan lebih dari 30 juta pengguna, baru saja meluncurkan serangkaian alat trading crypto yang sebelumnya hanya tersedia untuk institusi Wall Street. Fasilitas ini mencakup analitik real-time, pembuat algoritma tanpa kode, dan manajemen risiko yang canggih, yang ditujukan untuk meningkatkan pengalaman trading investor retail.
Dengan aset klien mencapai $156 miliar dan volume trading tahunan mendekati $1,9 triliun, Moomoo kini membawa level permainan baru ke dunia crypto. Pengguna dapat memindai pasar, menguji strategi trading, dan mengotomatisasi transaksi dengan mudah melalui alat-alat yang dirancang untuk menyaingi kemampuan profesional di Wall Street.
📖 Baca Juga
Perkembangan ini terjadi di tengah tren penurunan harga Bitcoin yang terus berlanjut. Menurut CoinDesk, ETF spot Bitcoin AS mengalami arus keluar rekor sebesar $2,97 miliar dalam 10 hari perdagangan terakhir. Tekanan ini semakin diperparah oleh ketidakpastian geopolitik dan lonjakan harga minyak akibat gagalnya kesepakatan nuklir Iran.
Tidak hanya Moomoo, CME Group juga memperluas akses ke produk derivatif crypto mereka dengan meluncurkan perdagangan Bitcoin dan Ethereum futures serta opsi secara 24/7. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan partisipasi global dalam pasar crypto.
Dengan semakin banyaknya platform yang membawa alat trading canggih ke tangan retail, masa depan investasi crypto tampaknya tidak hanya akan ditentukan oleh akses ke aset, tetapi juga oleh kualitas alat yang diberikan kepada investor. Hal ini merupakan angin segar bagi komunitas crypto Indonesia, yang terus mencari cara untuk meningkatkan kemampuan trading mereka di pasar yang semakin kompetitif.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.