
Justin Sun, pendiri TRON, mengkritik keras proposal governance dari World Liberty Financial yang dinilainya sebagai bentuk 'tirani dunia'.
Justin Sun, pendiri TRON, tidak tinggal diam dalam menanggapi proposal governance terbaru dari World Liberty Financial (WLFI). Proposal yang diajukan oleh WLFI ini bertujuan untuk membuka kunci 62,3 miliar token WLFI, namun Sun menilai langkah ini sebagai 'tirani dunia' dan jauh dari semangat kebebasan yang diusung oleh proyek tersebut.
Dalam unggahan panjang di platform X, Sun mengkritik keras proposal tersebut, menyebutnya sebagai 'World Tyranny, Not World Liberty Financial'. Menurutnya, proposal ini dirancang untuk menghukum para penentang dengan mengunci token mereka tanpa batas waktu, sementara pemegang token besar seperti dirinya sendiri dikucilkan dari proses voting.
📖 Baca Juga
Sun juga mengungkapkan bahwa ia telah menginvestasikan $75 juta dalam proyek DeFi yang didukung oleh keluarga Trump ini. Ia menilai bahwa proposal tersebut tidak adil dan bertentangan dengan prinsip dasar decentralisasi yang menjadi fondasi dari teknologi blockchain.
World Liberty Financial, di sisi lain, berargumen bahwa proposal ini bertujuan untuk menyelaraskan semua peserta dalam jangka panjang. Mereka mengklaim bahwa langkah ini diperlukan untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan proyek mereka. Namun, kritik dari Sun dan beberapa pihak lain menunjukkan bahwa ada ketidaksepakatan yang mendalam mengenai cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.
Dengan adanya kontroversi ini, masa depan governance dan arah proyek WLFI menjadi sorotan. Bagaimana kedua belah pihak akan menyelesaikan perselisihan ini dan apakah proposal tersebut akan tetap dilaksanakan, masih menjadi pertanyaan besar bagi komunitas crypto.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.