
Galaxy Digital meluncurkan layanan over-the-counter (OTC) khusus pasar prediksi untuk investor institusi, dengan transaksi perdana senilai $10 juta bersama Arca.
Galaxy Digital, perusahaan aset digital terkemuka, resmi meluncurkan layanan perdagangan over-the-counter (OTC) untuk pasar prediksi (prediction markets) yang dikhususkan bagi investor institusi. Langkah ini menandai babak baru dalam adopsi instrumen derivatif berbasis peristiwa di ekosistem crypto. Transaksi perdana senilai $10 juta telah dilakukan bersama hedge fund crypto Arca, dengan underlying terkait kemungkinan disahkannya CLARITY Act sebelum 2027.
Menurut sumber terkait, layanan ini dioperasikan melalui unit Galaxy Global Markets dan menjadi salah satu pionir di segmen institutional-grade prediction markets. "Ini adalah terobosan dalam menghubungkan tradisional finance dengan dunia crypto melalui instrumen derivatif berbasis peristiwa politik," jelas seorang analis WarungWeb3.
📖 Baca Juga
Perkembangan ini muncul di tengah volatilitas pasar crypto terkini. Data CoinDesk menunjukkan, pasar memprediksi 66% kemungkinan Bitcoin akan jatuh di bawah $55.000, dengan probabilitas 50% untuk menyentuh level $50.000 sebelum akhir tahun. Arus modal juga terlihat mengalir ke stablecoin yang dipatok dengan dolar AS, mengindikasikan sikap risk-off di kalangan investor.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran produk semacam ini membuka peluang baru bagi investor institusi lokal untuk melakukan hedging. Namun, perlu kajian mendalam mengingat prediksi politik AS menjadi underlying asset-nya. "Ini bisa menjadi preseden untuk pengembangan produk serupa dengan underlying peristiwa di dalam negeri," tutup analis WarungWeb3.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.