
DEXTools, platform analitik on-chain ternama, meluncurkan PerpTools untuk memenuhi kebutuhan trading derivatif dalam ekosistem DeFi yang terus berkembang.
DEXTools, salah satu platform analitik dan trading on-chain paling populer di dunia DeFi, kini memperluas layanannya dengan meluncurkan PerpTools. Inisiatif ini merupakan respons terhadap pertumbuhan pesat volume perdagangan di decentralized exchanges (DEX) yang melonjak hampir delapan kali lipat dalam dua tahun terakhir.
Wael Rajab, CMO PerpTools sekaligus co-founder DEXT Ventures, mengungkapkan bahwa PerpTools dirancang sebagai solusi trading derivatif terintegrasi yang memungkinkan jutaan pengguna DEXTools berdagang perpetual futures tanpa perlu meninggalkan platform. "Kami melihat peluang besar di segmen derivatif yang menjadi salah satu area paling kompetitif di DeFi saat ini," jelas Wael yang telah berkecimpung di industri crypto hampir satu dekade.
Keunggulan utama PerpTools terletak pada basis pengguna yang sudah mapan. Berbeda dengan platform derivatif baru yang biasanya kesulitan mendapatkan traksi awal, PerpTools langsung mencapai 40.000 pengguna dan volume perdagangan melebihi $150 juta hanya dalam beberapa minggu setelah peluncuran versi beta. Platform ini dibangun di atas infrastruktur Orderly Network yang menawarkan latensi di bawah 200 milidetik dan leverage hingga 100x.
Roadmap kedepan PerpTools terlihat semakin menarik dengan rencana peluncuran AI trading agents yang diklaim mampu menghasilkan rata-rata 20% return bulanan berdasarkan back-test. Fitur copy trading dan strategi berbasis vault juga akan segera menyusul, bersama dengan prediksi pasar dan game trading 'tap-to-earn'. "Kami ingin membawa pengalaman trading DeFi ke level berikutnya dengan solusi yang benar-benar terintegrasi," tutup Wael.
Dengan langkah ini, DEXTools semakin memperkuat posisinya sebagai one-stop solution bagi trader on-chain, dari analitik hingga eksekusi trading derivatif yang canggih.