
Google Chrome diam-diam mengunduh model Gemini Nano 4GB ke perangkat pengguna, bahkan mengembalikannya jika dihapus. Fitur yang terlihat justru tak memakainya.
Google Chrome ternyata melakukan instalasi diam-diam model AI Gemini Nano berukuran 4GB di perangkat pengguna yang memenuhi kriteria. Yang lebih mengejutkan, browser ini akan mengunduh ulang model tersebut jika pengguna berusaha menghapusnya. Ironisnya, tombol "AI Mode" yang terlihat di antarmuka Chrome justru tidak menggunakan model ini sama sekali.
Gemini Nano adalah model bahasa besar (LLM) besutan Google yang dirancang untuk berjalan di perangkat lokal. Kehadirannya di Chrome sebenarnya bisa membuka potensi fitur AI canggih tanpa bergantung pada cloud. Namun, cara Google mengimplementasikannya menuai kritik karena kurang transparan dan memakan ruang penyimpanan cukup besar.
📖 Baca Juga
Pengguna Windows dengan RAM minimal 16GB dan Chrome versi stabil 126.0.6478.57 atau lebih baru menjadi target instalasi otomatis ini. Google beralasan ini persiapan untuk fitur AI mendatang, tapi belum jelas kapan fungsionalitas penuhnya akan dirilis. Sementara itu, model 4GB itu hanya menganggur di perangkat pengguna.
Praktik ini memicu pertanyaan tentang etika pengembangan AI. Di satu sisi, optimasi di perangkat lokal penting untuk privasi dan kecepatan. Di sisi lain, instalasi paksa tanpa persetujuan jelas melanggar prinsip transparansi. Ini menjadi pengingat bahwa di era AI, pengguna harus lebih kritis terhadap apa yang sebenarnya terjadi di balik layar perangkat mereka.
Ke depan, tekanan publik mungkin akan memaksa Google lebih terbuka tentang implementasi AI-nya. Bagi pengguna yang khawatir, memantau penggunaan penyimpanan dan mempertimbangkan browser alternatif bisa menjadi solusi sementara. Perkembangan ini juga menyoroti perlunya regulasi yang lebih jelas tentang deploy model AI di perangkat pengguna.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.