
Perusahaan treasury crypto BitMine melakukan pembelian Ethereum terbesar tahun ini senilai $235 juta, mendekati kepemilikan 5 juta ETH.
BitMine Immersion Technologies, salah satu perusahaan treasury crypto terbesar, baru saja melakukan pembelian Ethereum (ETH) masif senilai $235 juta (Rp3,7 triliun) dalam seminggu terakhir. Langkah ini membuat total aset ETH yang mereka pegang kini mencapai 4,97 juta koin - atau setara 4,12% dari total pasokan ETH yang beredar.
Menurut data dari berbagai sumber, ini merupakan aksi akumulasi ETH terbesar BitMine sejak Desember 2025 lalu. Pembelian 101.627 ETH tersebut didanai melalui penjualan saham preferen dan saham biasa perusahaan. Dengan langkah ini, BitMine semakin mendekati target strategis mereka untuk menguasai 5% dari total pasokan ETH.
📖 Baca Juga
Analis mencatat pola akumulasi ETH yang semakin agresif dari BitMine dalam beberapa bulan terakhir. "Ini menunjukkan keyakinan kuat terhadap masa depan Ethereum, terutama dengan perkembangan ekosistem DeFi dan layer-2 yang terus matang," jelas salah satu pakar yang enggan disebutkan namanya.
Di pasar kripto Indonesia, berita ini disambut positif oleh komunitas. Banyak yang melihat ini sebagai sinyal kuat untuk aset kripto berbasis smart contract, meski beberapa mengingatkan untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar. "Ini kabar bagus untuk HODLer ETH jangka panjang," komentar salah satu anggota grup Telegram WarungWeb3.
Dengan ETH saat ini masih jauh dari all-time high-nya, langkah BitMine bisa menjadi katalis positif untuk pasar secara keseluruhan. Namun, investor retail disarankan untuk tetap melakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan investasi.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.